Mitos masalah psikologi pada remaja

Mitos masalah psikologi pada remaja memang banyak menyebar di negara negara barat. Pendapat bahwa masa remaja selalu atau hampir selalu merupakan masa kekacauan emosional bukanlah hal baru. Para ahli ilmu jiwa populer saat ini semakin memperkuat mitos masalah psikologi pada remaja, bahwa masa remaja biasanya masa drama keluarga. Stereotype masa remaja yang mengerikan disajikan terus menerus dalam banyak sekali media hiburan. Buku dan film lebih sering mengangkat tema masa remaja yang penuh masalah daripada masa remaja yang sehat.

masalah psikologi

Mitos masalah psikologi pada remaja

Menanggapi mitos masalah psikologi pada remaja, kita perlu meneliti tiga kelompok perilaku remaja yaitu konflik dengan keluarga, suasana hati yang tidak stabil, dan perilaku berbahaya. Pernyataan bahwa masa remaja penuh badai dan stress memiliki kebenaran kecil di dalamnya, yang mungkin sebagian berperan dalam kepopulerannya. Remaja memang memiliki resiko kesulitan yang lebih tinggi dalam ketiga kelompok perilaku di atas. Konflik dengan orangtua menguat selama masa remaja, remaja dilaporkan lebih sering mengalami perubahan suasana hati, dan suasana hatinya jauh lebih akstrem dibandingkan orang dewasa, dan remaja lebih banyak mengambil resiko fisik dibanding orang dewasa. Jadi, benar jika masa remaja bisa menjadi puncak masa perjuangan psikologi bagi sebagian remaja.

Akan tetapi, hanya sebagian. Data yang sama menunjukkan bahwa setiap masalah ini hanya menimpa sebagian kecil remaja. Sebagian besar studi menunjukkan bahwa hanya sekitar 20% remaja yang mengalami gangguan berat, sedangkan sebagian besar yang lain merasakan suasana hati yang umumnya positif dan hubungan yang rukun dengan orangtua dan teman sebaya mereka. Selanjutnya, gangguan emosional dan konflik dengan orangtua sebagian besar hanya dialami oleh remaja yang mengalami masalah psikologis yang jelas, seperti depresi dan gangguan perilaku, serta remaja yang berasal dari latar belakang keluarga yang kacau. Jadi mitos masalah psikologi pada remaja yang mengatakan bahwa kegelisahan selama masa remaja merupakan hal yang lazim atau tak terelakkan lagi tidaklah benar. Sebaliknya, ini merupakan pengecualian, bukan ketentuan. Selain itu, satu studi yang mengamati 73 remaja pria selama lebih dari 34 tahun tidak menemukan sedikitpun bukti bahwa remaja yang bisa menyesuaikan diri dengan baik beresiko tinggi mengalami gangguan psikologi dalam kehidupannya kelak. Beberapa penemuan ini mematahkan pernyataan bahwa remaja yang tampaknya normal sebenarnya tidak normal dan ditakdirkan mengalami gangguan psikologi saat dewasa.

Mitos masalah psikologi pada remaja

Bukti yang semakin menyangkal pendapat bahwa masa remaja yang penuh badai dan stress tidak bisa dielakkan lagi adalah data lintas budaya yang menunjukkan bahwa masa remaja adalah masa yang relatif damai dan tenang dalam banyak masyarakat tradisional dan di luar negara barat. Misalnya, di Jepang dan China, masa remaja biasanya dilalui tanpa kejadian apa paun. Di Jepang, 80-90% remaja mengatakan bahwa kehidupan mereka di rumah mengasyikkan atau menyenangkan dan melaporkan hubungan yang baik dengan orangtua mereka. Kita tidak bisa menemukan adanya gangguan signifikan saat remaja di India, Afrika, Asia Tenggara, dan sebagian besar jazirah Arab. Selanjutnya, ada bukti yang menunjukkan bahwa meningkatnya sikap kebarat baratan saat remaja berkaitan dengan meningkatnya kegelisahan saat remaja lebih umum terjadi di Barat dibanding dalam budaya lain. Jadi bisa dikatakan bahwa mitos masalah psikologi pada remaja paling banyak terjadi dan tersebar di negara barat. Orangtua di budaya barat, berbeda dengan sebagian besar budaya lain, cenderung memperlakukan remaja seperti anak kecil, alih-alih orang dewasa yang memiliki hak dan tanggung jawab sebagai orang dewasa sehingga remaja mungkin berontak terhadap larangan orangtua dan bersikap antisocial.

Demikianlah informasi mengenai mitos masalah psikologi pada remaja. Untuk mengetahui artikel terbaru silahkan lihat di Home. Artikel selanjutnya mengenai mitos orang tua jaman dulu.

Mitos masalah psikologi pada remaja | | 4.5