Mitos pengobatan kesehatan

Mitos pengobatan kesehatan akan dibahas dibawah ini.

Mitos pengobatan kesehatan

Mitos pengobatan kesehatan yang pertama yaitu

Fiksi: program rehabilitasi tidak memberikan efek terhadap tingkat kekambuhan para pelaku kejahatan.

Fakta: beberapa tinjauan menunjukkan bahwa program rehabilitasi menurunkan secara keseluruhan pelanggaran kembali oleh pelaku kejahatan.

Fiksi: sebagian besar pedofil (penyiksa anak anak) memiliki tingkat kekambuhan yang sangat tinggi.

pengobatan kesehatan

Fakta: mayoritas pedofil tidak melanggar lagi dalam waktu 15 tahun sejak pelanggaran awal mereka, atau setidaknya tidak tertangkap melanggar lagi.

Fiksi: semua pedofil tidak bisa diobati.

Fakta: beberapa tinjauan tentang studi pengobatan menunjukkan sedikit efek positif untuk pelanggaran kembali di kalangan pedofil.

Mitos pengobatan kesehatan selanjutnya yaitu

Fiksi: pendekatan terbaik untuk mengobati pelaku kejahatan di bawah umur adalah dengan bersikap keras terhadap mereka.

Fakta: beberapa studi dengan control menunjukkan bahwa kamp pelatihan militer dan pendekatan dengan ancaman tidak efektif, dan bahkan berpotensi berbahaya bagi pelaku kejahatan di bawah umur.

Fiksi: mayoritas tindakan kekerasan dalam rumah tangga dilakukan oleh pria.

Fakta: pria dan wanita saling menyiksa pada angka yang kurang lebih sama, meskipun lebih banyak wanita yang mengalami cedera sebagai akibatnya.

Fiksi: sebagian besar psikopat kejam.

Fakta: sebagian besar psikopat tidak melakukan kekerasan fisik.

Fiksi: sebagian besar psikopat tidak bersentuhan dengan kenyataan.

Mitos pengobatan kesehatan

Fakta: sebagian besar psikopat sangat masuk akal dan menyadari bahwa tindakan mereka salah, tetapi mereka tidak peduli.

Fiksi: psikopat tidak bisa diobati.

Fakta: penelitian hanya memberikan sedikit bukti untuk klaim ini. Bukti lebih baru menunjukkan psikopat yang dipenjara mendapatkan manfaat dari perawatan seperti halnya pasien penyakit jiwa.

Fiksi: kecanduan alkohol memiliki hubungan khusus dengan penyangkalan.

Fakta: hanya ada sedikit bukti bahwa pecandu alkohol lebih mungkin menyangkal masalah mereka dibanding orang dengan gangguan psikologis lain.

Fiksi: sebagian besar pemerkosaan dilakukan oleh orang asing.

Fakta: pemerkosaan oleh orang asing hanya sekitar 4% dari semua pemerkosaan.

Fiksi: para cenayang terbukti berguna dalam mengungkap kejahatan.

Fakta: para cenayang tidak lebih baik dibanding orang lain dalam membantu mengungkap kejahatan.

Fiksi: pembunuhan lebih lazim dibanding bunuh diri.

Fakta: bunuh diri sekitar sepertiga kali lebih lazim dibanding dengan pembunuhan.

Fiksi: tidak waras adalah istilah resmi psikologi dan psikiater.

Fakta: tidak waras dan waras adalah istilah hukum yang umumnya merujuk pada ketidakmampuan seseorang dalam membedakan antara benar dan salah atau mengetahui apa yang sedang dia lakukan saat terjadinya kejahatan.

Fiksi: arti tidak waras dalam bidang hukum didasarkan pada kondsisi kejiwaan actual seseorang.

Fakta: arti tidak waras dalam bidang hukum didasarkan pada kondisi kejiwaan seseorang saat terjadinya kejahatan.

Fiksi: sebagian besar orang yang mengaku tidak waras hanya berpura pura.

Mitos pengobatan kesehatan seperti

Fakta: hanya sebagian kecil orang yang mengaku tidak waras mendapatkan nilai klinis tinggi dalam pengukuran pemalsuan penyakit.

Mitos pengobatan selanjutnya yaitu

Fiksi: tidak waras adalah alibi orang kaya.

Fakta: kasus orang sangat kaya yang mengaku gila dengan dukungan pengacara bergaji tinggi dipublikasikan secara luas, tetapi jarang.

Demikian informasi mengenai mitos pengobatan kesehatan. Artikel terbaru bisa dilihat di Home. Artikel berikutnya mengenai fakta tentang psikologi manusia.

Mitos pengobatan kesehatan | | 4.5