Mitos tentang cara belajar

Mitos tentang cara belajar akan dibahas dibawah ini.

Fakta dan mitos tentang cara belajar

Fiksi: penguatan negative adalah jenis hukuman

Fakta: penguatan negative dan hukuman memiliki efek yang berbeda karena penguatan negative meningkatkan frekuensi perilaku tertentu dengan menyingkirkan rangsang aversif, sedangkan hukuman menurunkan frekuensi perilaku tertentu.

Mitos tentang cara belajar yang bagus

Fiksi: hukuman merupakan cara yang sangat efektif untuk mengubah perilaku jangka panjang.

Fakta: meskipun hukuman dapat mencegah perilaku dalam jangka pendek, tetapi cenderung kurang efektif dibanding penguatan untuk membentuk perilaku dalam jangka panjang.

Fiksi: cara terbaik mempertahankan perilaku adalah dengan memberikan hadiah untuk setiap tanggapan.

Fakta: cara terbaik mempertahankan perilaku adalah dengan memberikan hadiah untuk tanggapan yang diinginkan, tetapi hanya sesekali.

Fiksi: ukuran kelas yang kecil membuat prestasi siswa lebih baik

Fakta: hubungan antara ukuran dan prestasi masih simpang siur dan tidak konsisten, meskipun ukuran kelas kecil mungkin memberikan efek positif kecil kepada anak yang berprestasi buruk.

Fiksi: mengelompokkan siswa dalam kelas sesuai tingkat kemampuan mereka mempermudah proses belajar.

Mitos tentang cara belajar yang baik

Fakta: sebagian besar studi menunjukkan bahwa pengelompokkan berdasarkan kemampuan memberikan sedikit atau tidak memberikan efek positif kecil kepada anak yang berprestasi buruk.

Fiksi: tidak menaikkan siswa yang belum dewasa atau prestasinya buruk dapat bermanfaat.

Fakta: sebagian besar penelitian menunjukkan bahwa tinggal kelas ssangat tidak efektif dalam meningkatkan prestasi, dan dapat mengakibatkan penyesuaian emosi yang lebih buruk.

Fiksi: siswa biasanya hanya mengingat 10% dari apa yang mereka baca.

Fakta: ini merupakan mitos yang tidak memiliki bukti ilmiah.

Fiksi: kursus membaca cepat sangat efektif.

Fakta: sebenarnya semua kursus membaca cepat tidak efektif karena menghilangkan pemahaman.

Fiksi: membaca dengan suara keras meningkatkan kemampuan membaca.

Fakta: membaca dengan suara keras memperlambat kecepatan membaca karena kita bisa membaca jauh lebih cepat daripada berbicara.

Mitos tentang cara belajar

Mitos tentang cara belajar terakhir yaitu:

Fiksi: tunarungu bisa memahami sebagian besar perkataan orang lain dengan membaca gerakan bibir.

Fakta: bahkan pembaca gerakan bibir terbaik hanya dapat memahami sepertiga dari apa yang dikatakan seseorang.

Demikianlah informasi mengenai mitos tentang cara belajar. Artikel terbaru bisa dilihat di Home. Artikel berikutnya mengenai mitos kondisi hipnosis.

Mitos tentang cara belajar | | 4.5