Mitos tentang kepribadian

Mitos tentang kepribadian akan dibahas dibawah ini

Mitos tentang kepribadian

Fiksi: astrologi memprediksi sifat seseorang bukan secara kebetulan belaka.

Fakta: astrologi tidak berguna untuk memprediksi sifat seseorang.

Fiksi: gambar seseorang dapat memberi tahu kita banyak hal tentang diri mereka.

kepribadian

Fakta: tes gambar orang memiliki validitas rendah dalam mendeteksi hampir semua sifat dalam diri normal dan tidak normal.

Fiksi: penegasan positif merupakan cara yang baik untuk meningkatkan percaya diri.

Fakta: penelitian menunjukkan bahwa penegasan positif tidak begitu membantu, khususnya untuk mereka yang kurang percaya diri.

Fiksi: sebagian besar oarng yang mengalami penganiayaan fisik semasa kanak kanak akan menjadi pelaku penganiayaan (siklus kekerasan)

Fakta: sebagian besar orang yang mengalami penganiayaan fisik semasa kanak kanak tidak menjadi pelaku penganiayaan ketika dewasa.

Fiksi: ada bukti kuat untuk konsep karakter nasional.

mitos tentang kepribadian

Fakta: bukti untuk stereotip karakter nasional seperti orang Prancis itu sombong dan orang Jerman itu kaku adalah simpang siur dan tidak meyakinkan.

Fiksi: orang dengan obesitas lebih riang dibanding orang tanpa obesitas.

Fakta: hubungan antara obesitas dan kegembiraan sangat kecil, bahkan sebagian besar penelitian menunjukkan hubungan positif yang lemah antara obesitas dan depresi.

Fiksi       : wawancara terbuka merupakan cara terbaik menilai kepribadian.

Fakta: wawancara terbuka atau tidak terstruktur memiliki validitas rendah atau paling baik sedang, untuk menilai kepribadian, dan cenderung kurang valid dibandingkan wawancara terstruktur.

Fiksi: lamanya pengalaman dokter menggunakan tes sifat menentukan keakuratannya dalam menilai tes ini.

Fakta: untuk sebagian besar tes sifat seseorang, lamanya pengalaman dalam menggunakan tes tersebut tidak berkaitan dengan keakuratan.

Fiksi: lebih banyak informasi selalu lebih baik dibanding kurang informasi ketika melakukang diagnosis.

Fakta: dalam sebagian kasus, lebih banyak informasi menyebabkan diagnosis yang kurang akurat karena informasi penilaian yang tidak valid dapat mengurangi pengaruh informasi yang valid.

Fiksi: boneka dengan anatomi yang benar merupakan cara yang baik untuk menentukan apakah seorang anak mengalami pelecehan seksual.

Mitos tentang kepribadian

Fakta: boneka dengan anatomi yang benar, salah mengidentifikasi sejumlah besar anak yang tidak mengalami pelecehan sebagai anak yang mengalami pelecehan karena banyak anak yang tidak mengalami pelecehan terlibat dalam permainan boneka secara seksual.

Demikianlah informasi mengenai mitos tentang kepribadian. Artikel terbaru bisa kamu lihat di Home. Artikel selanjutnya mengenai mitos tentang bunuh diri.

Mitos tentang kepribadian | | 4.5