Teknik konseling tahap demi tahap

Teknik konseling memang beragam, namun ada beberapa tahap yang harus dilewati dalam setiap teknik konseling.

teknik konseling

Teknik konseling tahap demi tahap

  1. Teknik konseling pertama yaitu sequencing. Dalam teknik ini, konselor dapat mengajukan pertanyaan yang berisi arahan tentang siapa melakukan apa, serta kapan dan di mana melakukan hal yang direncanakan. Misalnya, apa yang akan dilakukan istri saat suami marah marah dan menampar istrinya, atau apa yang akan dilakukananak anak saat ayahnya menedang ibu mereka?
  2. Hyphotetic questions. Konselor dapat mengajukan beberapa pertanyaan untuk memperoleh jawaban hipotesis. Misalnya, apa yang akan terjadi pada anak anak jika ayah ibu sering bertengkar?
  3. Family photos. Konselor meminta klien memperlihatkan foto album keluarga dan konselor memperlihatkan photo keluarga yang sangat penting untuk menyajikan kekayaan informasi mengenai situasi masa lalu dan sekarang.
  4. Konselor mendeskripsikan perilaku negative dengan cara yang berbeda sehingga menjadi perilaku positif. Misalnya, kecemburuan suami terahdap isteri yang berlebihan dideskripsikan oleh konselor sebagai wujud sangat perhatian dan cinta suami terhadap istrinya.
  5. Konselor mendengarkan secara penuh perhatian terhadap cerita keluarga secara runtut sesuai urutan peristiwa. Melalui teknik ini, konselor mengidentifikasi urutan peristiwa yang terjadi dalam suatu sistem sebagaimana adanya.
  6. Family sculpting. Teknik ini dengan meminta klien membuat gambar keluarga dan memposisikan satu dengan yang lainnya secara fisik yang menyimbolkan hubungan di antara mereka. Teknik ini menghindarkan pertahanan diri secara intelektual dan menjadikan anggota keluarga mengekspresikan diri secara non verbal.
  7. Teknik ini digunakan konselor untuk mendukung individu atau subsistem dengan mengorbankan orang lain. Teknik ini mengubah struktur keluarga dan memperkenalkan cara lain dalam hidup bersama.
  8. Teknik ini digunakan pada awal konseling keluarga yang memberikan gambar grafis sejarah keluarga. Teknik ini mengungkapkan struktur dan demografi dasar keluarga.
  9. The empty chair. Teknik kursi kosong diadopsi oleh konseling keluarga dari konseling Gestalt. Teknik ini digunakan dengan cara meminta anggota keluarga mengekspresikan perasaan atau pikiran kepada anggota keluarga yang dibayangkan duduk di kursi. Klien dapat bebas mengekspresikan perasaan yang selama ini menyesakkan dadanya kepada kursi kosong seolah olah terjadi secara sesungguhnya kepada orang yang menjadi sasarannya.
  10. Teknik konseling terakhir yaitu homework. Tekni yang digunakan konselor dengan meminta anggota keluarga melakukan tindakan atau aktivitas tertentu yang menunjang tercapainya tujuan konseling yang dilaksanakan antara satu pertemuan dengan pertemuan berikutnya.

teknik konseling tahap demi tahap

Demikianlah informasi mengenai teknik konseling. Untuk melihat artikel terbaru silahkan lihat di Home. Artikel berikutnya mengenai cara mengatasi masalah kdrt.

Teknik konseling tahap demi tahap | | 4.5